Otomasi, Persetujuan, dan Perintah Eksternal
Tiga alat operasional membantu menangani percakapan dan integrasi yang berulang: aturan otomasi yang bereaksi pada peristiwa, alur persetujuan sebelum aksi sensitif, dan perintah eksternal yang memicu tindakan terintegrasi.
Tujuan
- Membuat aturan otomasi yang menjalankan aksi (menugaskan agen, mengubah status/prioritas, menambah label) saat peristiwa terjadi.
- Menguji dan memantau eksekusi aturan beserta kegagalannya.
- Membuat kebijakan persetujuan serta alur menyetujui/menolak aksi.
- Membuat dan menjalankan perintah eksternal dengan idempotensi dan pengulangan.
Untuk siapa
- Owner/admin: membuat/mengubah/menghapus aturan otomasi, mengujinya, menyetujui/menolak dan membatalkan permintaan persetujuan, serta mengirim perintah (
approve_actions,dispatch_commands). - Agent: melihat aturan dan eksekusinya; membuat permintaan persetujuan; membuat/mengirim perintah yang diizinkan; melihat daftar perintah.
- Viewer/anggota lain: melihat aturan, eksekusi, dan daftar persetujuan sesuai akses workspace.
Prasyarat
- Peran workspace sudah ditetapkan (lihat Mengelola pengguna, tim, dan inbox).
- Izin terkait:
approve_actions(persetujuan) dandispatch_commands(perintah) — owner/admin. - Untuk perintah eksternal yang berefek langsung (mis. refund, batalkan pesanan): kebijakan persetujuan aktif menyetujui permintaan, dan adaptor untuk jenis perintah terdaftar (lihat Batasan).
Alur kerja
1. Membuat aturan otomasi
- Buka pengaturan Otomasi (owner/admin).
- Buat aturan dengan:
- nama dan
event_type(peristiwa pemicu); - kondisi (JSON);
- aksi berurutan — tiap aksi:
assign(assignee/team),status,priority, atauadd_label; - prioritas (nilai lebih tinggi menang) dan status aktif/nonaktif;
cooldown_seconds(bawaan 60) dan batas eksekusi per percakapan (jika ada).
- nama dan
- Simpan aturan.
Aturan hanya terpicu pada dua jenis peristiwa: pesan masuk yang diterima (inbound webhook) dan peristiwa n8n.<action> dari alur eksternal. Status percakapan dan peristiwa lain hanya mencatat acara keluar dan tidak memicu aturan. Otomasi tidak memakai AI; semua aksi bersifat mekanis.
2. Menguji dan memantau aturan
- Gunakan aksi uji (test) pada aturan untuk menjalankannya terhadap data contoh.
- Buka daftar eksekusi aturan untuk melihat apakah aturan cocok (
matched), aksi yang diambil (actions_taken), dan pesan kesalahan (error_message) bila ada. - Aksi yang tidak dikenal ditandai
skipped(jenis aksi tak didukung); aksi yang gagal dicatat per-aksi, sementara evaluasi aturan tetap berlanjut ke aksi lain.
3. Mengelola kebijakan persetujuan
- Buka pengaturan kebijakan persetujuan (owner/admin).
- Untuk tiap jenis aksi (
action_type), tentukan:require_approval(perlu persetujuan);min_approvers(jumlah penyetuju minimal untuk kuorum);allowed_roles(peran yang boleh menyetujui);expires_after(masa berlaku permintaan).
- Simpan (upsert); kebijakan berlaku untuk permintaan aksi berikutnya dengan jenis tersebut.
4. Membuat dan memutuskan permintaan persetujuan
- Buat permintaan persetujuan dengan jenis aksi dan muatan (payload) yang relevan (operator/agent).
- Penyetuju (peran dalam
allowed_roles, bukan pembuat permintaan) menyetujui atau menolak; penolakan wajib menyertakan alasan. - Permintaan mencapai kuorum
min_approvers→ disetujui; masa berlaku habis → kadaluwarsa; pembuat dapat membatalkan permintaannya sendiri. - Pantau status:
pending,approved,rejected,expired,cancelled.
5. Mengirim dan menjalankan perintah eksternal
- Buat perintah dengan
command_typedanidempotency_key. Kunci idempotensi unik per workspace; kunci yang sama mengembalikan perintah yang sudah ada (aman dipakai ulang). - Untuk jenis perintah berisiko (mis.
refund,cancel_order), pastikan permintaan persetujuan terkait sudah disetujui; tanpa itu eksekusi ditolak. - Jalankan perintah. Status berpindah
pending → dispatched → completed; kegagalan memicu pengulangan (maks. 3, jeda tumbuh 1, 2, 4 … menit) hinggafailedataucancelled. - Pantau daftar perintah dan jejak audit peristiwanya (buat/gagal/selesai).
Tanda berhasil
- Aturan otomasi tampil aktif; eksekusi menampilkan aksi yang diambil pada peristiwa masuk yang cocok.
- Uji aturan mengembalikan hasil deterministik tanpa efek permanen.
- Permintaan persetujuan terlihat oleh penyetuju yang diizinkan; keputusan tercatat beserta penyetuju dan waktu.
- Perintah terkirim dengan idempotensi; status akhir
completedataufailedterpantau di daftar.
Jika terjadi masalah
| Gejala | Penyebab | Pemulihan |
|---|---|---|
403 saat menyimpan/mengubah aturan | manage-rule hanya owner/admin | Hubungi owner workspace |
403 saat menyetujui/menolak | Tidak memiliki approve_actions | Minta penyetuju yang diizinkan |
403 saat mengirim perintah | Tidak memiliki dispatch_commands | Minta owner/admin |
Eksekusi perintah gagal no adapter | Tidak ada adaptor terdaftar untuk jenis perintah | Siapkan/daftarkan adaptor (lihat Batasan) |
| Eksekusi perintah berisiko ditolak | Permintaan persetujuan terkait belum approved | Selesaikan alur persetujuan dulu |
| Tidak bisa menyetujui permintaan sendiri | Penyetuju tidak boleh = pembuat permintaan | Minta anggota lain menyetujui |
| Kuorum tidak tercapai | Jumlah penyetuju < min_approvers | Tambah penyetuju sesuai allowed_roles |
| Aturan tidak memicu | Peristiwa yang terjadi bukan pemicu (hanya pesan masuk + n8n.<action>) | Periksa event_type dan status aturan aktif |
Batasan
- Otomasi — melihat aturan/eksekusi tersedia bagi semua anggota; membuat/mengubah/menghapus/menguji hanya owner/admin. Pemicu terbatas pada pesan masuk dan peristiwa
n8n.<action>; tidak ada peristiwa AI. Aksi didukung:assign,status,priority,add_label; lainnya ditandaiskipped. - Persetujuan —
approve_actionsuntuk menyetujui/menolak (owner/admin); pembuatan permintaan, pembatalan, dan daftar tersedia untuk anggota workspace. Penyetuju tidak boleh sama dengan pembuat; kuorum dan peran diatur kebijakan. - Perintah eksternal — mengirim =
dispatch_commands(owner/admin). Eksekusi menuntut adaptor jenis perintah yang terdaftar; tanpa adaptor, perintah gagal denganno adapter for ...meskipun status permintaan sudah disetujui. Saat ini belum ada adaptor yang terdaftar di proses server, sehingga perintah tidak dapat benar-benar dieksekusi sampai adaptor dipasang — kondisi ini dikonfigurasi (configuration-required), bukan siap pakai. - Perintah berisiko (
refund,cancel_order) menolak eksekusi kecuali permintaan persetujuan terkait berstatusapproved. - Fitur perintah eksternal membutuhkan adaptor; tanpa pemasangan, seluruh eksekusi berstatus gagal. Siapkan adaptor sebelum mengandalkan alur ini.
- Kontrak permintaan lengkap ada di Referensi API.
Tugas terkait
- Kampanye dan Template Pesan — persetujuan sebelum aksi kampanye
- Mengelola pengguna, tim, dan inbox
- Laporan, ekspor, dan CSAT
- Referensi API